Hi Za…
Waktu kamu masih didalam perut mama, kamu selalu dorong mama untuk duduk di teras samping rumah, sambil dengerin suara Pok (begitu kamu menyebut Katak/Frog saat ini). sampai mama ga mau masuk rumah kalo belum ngantuk sekali. hahaha…
Bahkan setelah kamu lahir, sampai saat papa tulis pesan ini, kamu masih juga memaksa mama atau papa untuk kejar-kejar katak sambil gendong kamu. Memang di halaman rumah hampir selalu ada katak terutama sehabis hujan.
Sekarang perhatikan movie yang papa sertakan pada page ini ya nak (papa ga tega mau buat dokumentasi sendiri dan harus mengorbankan seekor katak, makanya papa ambil movie dari youtube)
Ada pelajaran berharga yang dapat papa ambil dari movie singkat itu. Kalau seekor katak langsung dimasukkan kedalam panci dengan air mendidih didalamnya, dia akan dengan cepat menghindar. Tetap lain halnya bila katak itu dimasukkan kedalam panci dengan air biasa, katak itu akan tenang-tenang saja. Bahkan ketika kompor dibawah panci dinyalakan, katak itu akan tetap tenang. Sampai saat airnya mulai mendidih, baru katak itu akan tersadar.
Tetapi semuanya sudah terlambat. katak itu sudah tidak mampu untuk melompat lagi karena bagian tubuh yang terrendam air sudah rusak. Akhirnya, katak itu akan mati.
Begitu juga dalam kehidupan yang akan kamu jalani nak.
Saat kamu tahu ada bahaya besar didepanmu, papa yakin kamu akan segera menyadarinya. Tetapi saat semua keadaan (sepertinya)berjalan dengan baik-baik saja, dan keadaan secara perlahan berubah menjadi keadaan bahaya, ini yang paling sulit untuk dihindari.
Papa pun pernah mengalami hal seperti itu. Dan sampai papa melihat movie tadi, seakan akan Tuhan kembali membuka selapis lagi kulit bawang kehidupan papa.
Akhirnya papa sadar bahwa banyak kejadian dalam hidup papa yang sepertinya baik-baik saja lah yang membuat begitu banyak masalah yang terlambat untuk dibereskan.
Kalau istilah saat ini orang menyebutnya dengan terlena didalam Comfort Zone.
Anakku, dari pesan ini, tidak ada sama sekali tujuan dari papa untuk membuat kamu jadi selalu kawatir. Bukan itu yang papa mau nak, dan bukan dengan selalu kawatir dengan segala sesuatulah solusi dari masalah ini.
Tetaplah jalani hidupmu dengan ceria nak, tetapi jangan lupa untuk evaluasi setiap langkah hidupmu. Selalu sediakan waktu untuk me-review ulang kehidupan yang kamu jalani saat ini secara berkala.
Pesan ini berlaku untuk semua aspek kehidupanmu nak. Baik itu kehidupan sehari-hari mu, sikapmu, pekerjaanmu, juga tentang pernikahanmu nanti.
Tetapi bukan berarti setelah melakukan ini, kamu tidak akan terlena dengan keadaan nak, selama tubuh manusia ini masih menempel dengan roh kita, suatu saat keinginan tubuh ini akan tetap membawa kita mengalaminya. Saat itu terjadi, ketahuilah nak, ada rencana yang indah dari Tuhan saat kita mengalaminya. ambil pelajaran dari kejadian itu anak ku…